My Current Skincare Products

5:49 AM



More than anything, saya paling concern dengan perawatan kulit. Apalagi umur saya sudah mencapai kepala 3, jadi usaha ekstra dalam menjaga kondisi kulit sangat diperlukan. So far, saya cukup bangga dengan diri sendiri karena dalam urusan cuci muka dan pake pelembab saya hampir gak pernah absen. Kadang sekalipun sudah tengah malam dan ngantuk-ngantuk, cuci muka sebelum tidur tetep jalan terus. Soalnya jujur saja, kalau saya sampai skip membersihkan muka sebelum tidur, entah kenapa besoknya selalu feeling guilty luar biasa.

Dan untungnya, kebiasaan merawat diri yang sudah tumbuh sejak saya masih tinggal di Indonesia ini terbawa sampai ke Belanda. Masalahnya, banyak yang bilang kalau produk skincare di Belanda (pelembab & sunblcok) banyak yang mengandung bahan tanning. Duh...capek kan? Masa pakai sunblock merk belanda bukannya jadi tambah putih, malah jadi makin hitam. Karena itulah waktu mau pindahan, saya sengaja bekal produk-produk perawatan kulit yang cukup banyak. Tapi tetep sih, ada beberapa produk keluaran Belanda yang saya beli juga, tapi bukan yang essential, ditambah lagi harganya murah, jadi kenapa tidak icip-icip sedikit skincare nya orang londo? :D. Oke, sekarang  kita bahas satu-satu produk skincare apa saja yang saya gunakan saat ini. 

1. Etude House Every Month Cleansing Foam ( Blue Berry )
Yang paling saya suka dari facial wash ini adalah aromanya, harum banget kaya permen karet! Karena mengandung ekstrak blueberry, produk ini katanya dapat memberikan efek mencerahkan kulit. Sayangnya, saya sendiri tidak merasakan khasiat itu, kulit saya tidak jadi lebih cerah setelah pakai facial wash ini. Tapi saya tetap suka karena dengan sedikit ditambahkan air, produk ini bisa menghasilkan foam/busa yang cukup banyak, jadi pemakaiannya bisa irit. Selain itu, formulanya cocok untuk kulit saya karena tidak bikin beruntusan atau jerawatan. Oh ya, varian produk ini ada banya: green tea, apel, lemon, dll

2. Kiehl's Clearly Corrective Dark Spot Solution
Jadi tahun lalu saya mulai notice ternyata  dikulit saya terdapat dark spot. Oh no! Saya langsung waswas sendiri karena belum apa-apa masa udah 'kokoloteun' (istilah dalam bahasa sunda yang artinya noda hitam) sih? Apalagi saya sebenarnya cukup rajin pakai sunblock! Kan kesel jadinya :( Akhirnya saya mulai searching-searching di internet, dan nemu produk ini yang katanya ampuh untuk menghilangkan dark spot. Kiehl's Clearly Corrective Dark Spot Solution ini meng-claim dapat mencegah pembentukan dark spot dan berbagai dicoloration di kulit dengan catatan digunakan setiap hari (siang & malam). So far dark spot di wajah saya saya jadi agak berkurang. They are not completely disappeared, tapi jadi terlihat samar-samar dan nyaris pudar. 

Satu hal yang pasti, dari pengalaman saya pribadi, produk ini tidak menghilangkan noda hitam bekas jerawat. Jadi kalau masalah kamu adalah bekas jerawat, saya gak akan merekomendasikan produk ini. Nevertheless, saya suka dengan Kiehl's Clearly Corrective Dark Spot Solution karena formulanya gak lengket dan bikin wajah adem saat di aplikasikan di kulit

3. Bio Oil 
Kayanya sudah banyak sekali blogger yang me-review produk ini dan rata-rata komentarnya positif. Saya sendiri punya produk Bio Oil sudah lama, tapi baru dipakai sejak saya tinggal di Belanda. Kenapa? Karena udara di belanda bikin kulit kering luar biasa, jadi wajah harus dipakaiakan produk yang super melembabkan. Dan menurut saya, Bio Oil lah produk tersebut. 

Saat menggunakan Bio Oil pertama kali rasanya sedikit aneh karena formulanya sangat berminyak. Tapi ternyata formula yang seperti itu malah cocok untuk udara di  Belanda. Minggu-minggu pertama setelah pindahan saya masih menggunakan pelembab dari dokter, dan produk tersebut membuat kulit jadi sangat kering. Lalu setelah saya beralih menggunakan Bio Oil, dengan cepat kering dimuka saya berkurang. Tidak ada lagi kulit bersisik di daerah bibir atau di hidung, thanks to Bio Oil!

4. Clearasil Rapid Action Vanishing Treatment Cream
Clearasil cukup terkenal dengan produk perawatan kulitnya, terutama untuk kulit berjerawat. Dan salah satu produk yang mereka punya adalah Clearasil Rapid Action Vanishing Treatment Cream. Produk ini mengandung 10% Benzoyl Peroxide dan digadang dalam waktu 4 jam dapat mengurangi benjolan dan merah-merah di kulit akibat jerawat. Well, setelah saya pakai produk ini beberapa kali, saya bisa bilang bahwa efek nya gak se-instan itu. Apalagi kalau tipe jerawatnya yang besar-besar atau karena lagi PMS, gak bakal langsung ilang kalau dipakaikan produk ini. Tapi balik lagi ke jenis kulit masing-masing sih. Saya suka pakai Clearasil kalau timbul jerawat-jerawat di dekat kulit kepala. Nah kalau diolesin  ini, besok pagi jerawatnya jadi agak kempes dan gak sesakit sebelumnya.

5. Clarisonic MIA 2 (Lavender)
Sejak lihat Youtuber favorit pakai clarisonic saya pun langsung penasaran ingin nyoba. Tapi karena harganya cukup mahal, saya jadinya cuma berangan-angan saja. Eh, ternyata ketimpa durian runtuh, tahun lalu saya dapat hadiah ulang tahun Clarisonic MIA 2, bener-bener pucuk dicinta ulam pun tiba. Menurut saya, clarisonic baru akan berkasiat jika digunakan setiap hari, siang dan malam. Karena dulu waktu awal-awal punya, saya hanya menggunakan Clarisonic malam hari saja, dan tidak ada perubahan yang berarti. Tapi setelah di pakai dua kali sehari, saya merasa jerawat dimuka jadi berkurang dan jarang muncul. Minusnya Clarisonic MIA 2, kita harus sering-sering ganti brush nya setiap beberapa bulan sekali dan itu harganya tidak murah. Banyak yang tanya saya pakai sabun muka apa saat pakai Clarisonic? Sebenarnya Clarisonic ini menyediakan facial wash khusus, tapi saya sendiri lebih suka pakai sabun muka lain, dan saat ini sabun muka yang saya pakai adalaah Etude House  Every Month Cleansing Foam.

6. Odina Oogreinigingsolie
Duh...jangan minta saya untuk baca nama produk ini, please...bisa-bisa lidah saya jadi kebelit :D Anyhoo, Odina adalah make up remover dengan harga super murah yang saya temukan di salah satu mini market di Belanda. Mungkin alasan utama saya beli produk ini adalah ya karena harganya yang sangat murah, tidak sampai 2 euro kalau gak salah. Produk ini oil based dan cocok digunakan untuk membersihkan waterproof mascara yang susah hilang nya. Tapi karena oil based, area mata saya jadi terasa lengket sesudahnya, dan karena itu harus dibersihkan lagi dengan mencuci muka. Produk ini cukup bisa diandalkan untuk membersihkan segala macam riasan diawajah kita. Kadang, kalau saya lagi pakai lipstick yang stain dan susah di bersihkan, biasanya saya tuangkan sedikit Odina di kapas, saya usap di bibir dan lipstick pun langsung hilang :)

7. Coconut Care Make Up Wipes
Kalau skincare produk dinilai berdasarkan kebutuhan, maka saya rasa make up wipes adalah produk sekunder. Kalau punya bagus, tapi gak punya pun gak apa-apa. Tapi, lagi-lagi karena harganya murah, saya pun penasaran jadi ingin coba make up wipes ini. Produk ini saya temukan berbarengan dengan Odina make up remover, di salah satu mini market di Wageningen. Wipes ini didesign untuk kulit normal cendrung kering dan dapat digunakan untuk area mata dan wajah. Begitu saya buka, langsung tercium bau kelapanya! Enak banget! Saya sendiri lebih suka make up wipes yang kandungan air nya banyak karena bikin adem saat diusapkan di muka, sayang nya produk ini tidak seperti itu. Anyway, mengingat harganya sangat murah, saya tetep rajin membeli produk ini karena cukup ampuh untuk membersihkan sisa-sisa make up di wajah.


Nah itu dia skincare produk yang saya pakai belakangan ini. Sampai jumpa di postingan saya berikut nya, Until then....take care!




You Might Also Like

1 comments

  1. Pakai clarisonicnya 2 hari sekali? O___O apa gpp? Aku sering lihat di youtube banyak yang nganjurin cuma pakai seminggu 2 kali. Gara2 itu aku jadinya gak beli, habisnya percuma juga rasanya kalau cuma pakai seminggu 2 kali, clay mask pun cukuplah **logika eike begono XD**

    http://farrelandmerry.blogspot.co.id

    ReplyDelete

Subscribe