My Life in Wageningen part 1

3:45 PM


Hoi! Setelah sekian lama hilang dari peredaran, akhirnya sekarang saya berhasil update blog juga. Hampir 2 bulan lamanya saya disibukkan dengan persiapan pindah ke Belanda sampai-sampai tidak bisa nulis postingan blog. Namun semua persiapan dan penantian saya berbuah manis karena sekarang saya telah menginjakan kaki di tanah belanda yang super flat ini :)

Sudah seminggu lebih saya tinggal di Wageningen Belanda, sebuah kota kecil di dekat Arnhem yang terkenal dengan kampus dan sapi-sapinya. Tiap kali saya bilang Wageningen, hal pertama yang orang-orang sebut adalah sapi, entah mengapa. Anyway, walaupun baru seminggu disini sudah ada beberapa hal menarik yang saya rasakan:

foto didepan gedung Forum, Wageningen University
1. Is It Really Summer?
Sekalipun di Belanda saat ini lagi summer, tapi udaranya tetap lebih dingin kemana-mana ketimbang Jakarta. Selain dingin, di Belanda pun sangat windy. Jadi "summer" itu cuma istilah saja, buntut-buntutnya tiap kali keluar asrama saya tetap bawa jaket/sweater. Eits, tapi jangan salah, sekalipun lebih dingin dan banyak angin, namun baru seminggu disini kulit saya jadi tambah hitam. Ini bisa terjadi karena saking dinginnya di Belanda, saya mau nya berdiri dibawah sinar matahari terus supaya lebih hangat, namun tanpa saya sadari hal itu bisa membakar kulit.

makan-makan saat 17 Agustusan yang diadakan oleh PPI Wageningen. 

2. Sepeda, Kring-Kring!
Punya sepeda wajib hukum nya kalau mau stay lama di Belanda. Saya baru punya sepeda pada hari ketiga, dan pada 2 hari pertama tanpa sepeda di Belanda, saya merasa sangat kewalahan. Mau kesana-sini susah. Teman-teman yang lain sudah main sana sini dengan sepeda, saya cuma bisa ke Centrum saja naik bus. Jadi kalau mau sekolah di Belanda, saran saya sih begitu sampai lebih baik langsung beli sepeda.


3. Kebelet pipis? Tahan!
Di daerah saya tinggal, di Wageingen, susah sekali menemukan toilet umum. Kalau kita kebelet pipis pilihan nya cuma 2: balik ke asrama terus pakai toilet dikamar/koridor atau balik ke kampus dan pakai toilet kampus. Jadi kalau kita menemukan wc, mending jangan ditahan-tahan kencing nya, hajar saja dari pada kebablasan di jalan. 

sekalipun matahari tinggi dan terik, tapi jaket tetep dipake...soalnya dingin, brrrr.
4. Tap Water
Di banyak negara maju, termasuk Belanda, minum air langsung dari keran atau/tap water sudah jadi hal yang lumrah. Tapi buat saya yang tidak pernah coba tap water, hal ini jadi agak unik. Bahkan air dari wastafel kamar pun bisa kita minum. Jadi jangan aneh deh kalau lihat orang-orang bawa botol minum kosong atau tumbler terus diisi air dari kamar mandi. Saya juga awalnya merasa agak risih dan aneh, tapi sekarang sih cuek saja. Mending nelan gengsi daripada dehidrasi, benar gak?

susasana street market di Wageningen yang hanya ada setiap hari Rabu dan Sabtu

5. People With Yellow Hair
Awalnya saya kira kehidupan saya akan berubah 180 derajat setelah tiba di Belanda. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, rasanya biasa saja tuh. Suasananya saja yang berbeda, namun feeling yang saya dapatkan tetap sama seperti saat saya tinggal di Indonesia. Tentunya hal ini beda bagi setiap orang, namun saya sendiri tidak merasa terlalu overwhelming setelah saya tiba di Belanda. Bahkan ― dan mungkin hal ini agak bodoh untuk dikatakan ― satu-satunya hal yang membuat saya tercengang setelah tiba di Negeri Van Oranje ini adalah banyaknya jumlah orang berambut pirang yang saya temui. That's it. Selebihnya, it almost feels the same seperti di Indonesia. Anyway, tiap kali ada teman yang tanya gimana sih rasanya hidup di Belanda, dengan bercanda saya jawab: " sama aja ah kaya di Indo, cuma bule nya aja betebaran dimana-mana kaya kacang goreng" :D

Beginilah keadaan jam 9 malam di Belanda pada saat summer, mataharinya masih tinggi, rasanya kaya baru jam 5/6 sore. 

Sekian postingan saya kali ini, I'll see you in my next post!


You Might Also Like

6 comments

  1. Jam 9 malamnya masih terang! :O pola jam tidurnya jadi kayak gimana Imelda? #penasaran hihihi

    Anyway, semoga sukses kuliahnya yaa~ :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. awal2 jadi kaya kalong disini, agak susah tidur karena masih jetlag n diluar masih terang. tapi sekarang udah bisa adaptasi dila, tp tidurnya tetep kalong gara-gara ngerjain tugas :D

      Delete
  2. Aaaah seru banget meeeelll!!!! XD

    POsting lagi yah yang lebih banyak soal tinggal selama disana. Seru banget X)

    ReplyDelete
  3. Ahhhhh.. Pantesannn kamu hilangggg Mel.. hahahahha.. Selamat dgn kehidupan baruuu yaaa.. Bakal seru nunggu cerita selanjutnyaa. Pasti banyak produk2 yg bisa di review disana hihihihiii.. Sukses ya Mel.... *smooch...


    ROOSVANSIA LOVE, LIFE, & MAKEUP JOURNAL | IM THE ONLY DAUGHTER

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih vani! hahaha....aku tinggalnya di kota kecil Van, toko makeup nya ada tapi kecil dan gak lengkap...kalo mau nyari yang lengkap harus ke luar kota dulu. :((

      Delete

Subscribe