Sally Hansen Dries Instantly Top Coat

10:38 PM


Sekalipun saya punya nail art kit, tapi saya sadar kalau saya tidak jago bikin nail art. Sekalipun demikian, saya lumayan suka kutkekan dan saya a firm believer kalau top coat itu penting banget dalam memberikan finishing touch untuk kuku kita. Dulu saya pernah beli top coat abal-abal, setelah dipakai ternyata hasilnya abal-abal juga. Sejak saat itu saya invest pada top coat yang lebih oke, yaitu Seche Vitte. Selama setahun lebih, Seche Vitte jadi top coat andalan saya, memang sih harganya agak mahal, tapi kualitasnya sepadan deh. Cepet banget kering nya setelah diaplikasikan ke kuku. Dan menurut saya, itu salah satu point penting dari sebuah top coat.

Sayang nya, Seche Vitte terkenal memiliki 1 kelemahan: ketika isinya sisa sedikit/sisa setengah botol, maka formulanya akan menggumpal dan jadi susah diaplikasikan ke kuku. Tapi karena dibuang sayang, saya keukeuh gunakan sampai isinya benar-benar tinggal dikit dan gumpalannya tingkat dewa. Di titik itu, saya menyadari I had to find another top coat. Awalnya saya mau beli Seche Vitte lagi, tapi berhubung harganya lumayan mahal dan belinya harus online, akhirnya saya memutuskan untuk mencoba merk lain, yaitu Sally Hansen.

Why I picked out Sally Hansen? Pertama, produknya gampang ditemukan dimana-mana (Guardian & Watson), kedua, Sally Hansen terkenal dengan produk kukunya, jadi harusnya sih mereka memiliki produk top coat yang bagus, yang akhirnya saya beli juga beberapa bulan yang lalu saat jalan-jalan ke Mall.

Sally Hansen Nail Polish yang saya beli adalah Sally Hansen Dries Instantly Top Coat. Product ini memiliki deskripsi: a quick-rying top coat, resists smudging, chipping, and fading. Selain itu, formula dari Sally Hansen Dries Instanly Top coat dapat mengeringkan, mengunci, dan memberikan kilat seperti kaca. Formulanya di-design agar dapat menahan sinar UV,sehingga kuku tidak berubah jadi kekuningan. 

Menurut saya, Sally Hansen Dries Instanly Top Coat memiliki design yang unik, botolya tidak bundar/kotak seperti kuteks pada umumnya, tapi agak gepeng dibagian belakang dan secara keseluruhan bentuknya lebih ramping. Tutupnya berwarna putih sedangkan gagang dan brush nya berwarna bening. Brushnya terbuat dari plastik dan ukurannya cukup panjang.


My Thought
Saat botolnya saya buka pertama kali, langsung tercium aroma kimia yang cukup kuat. Bau nya persis serperti balon-balonan yang ditup pakai sedotan kecil ( if you are 90’s kid,  I bet you know what I mean). Namun bau tersebut tidak terlalu mengganggu karena saya pernah mencium yang lebih parah. Oh ya, tutup botolnya mudah sekali dibuka, tidak seperti Seche Vitte yang kadang dibukanya harus pakai gigi.

Permasalahan muncul ketika top coat ini akan saya aplikasikan ke kuku, karena kuasnya terbuat dari plastik, jadi agak kaku dan tidak selentur kuas kutkes yang lain. Dan karena warna kuasnya bening, jika terkena lunturan dari kutkes yang belum benar-benar kering maka akan langsung terlihat. Kalau sudah begini terkadang saya jadi bingung sendiri. Karena jika langsung saya masukan kembali kuasnya kedalam botol, maka bisa merubah merubah warna formula top coat didalamnya. Dan hal itulah yang terjadi dengan top coat Sally Hansen yang saya miliki. Sally Hansen Top Coat saya sekarang warnanya agak sedikit kemerahan dan tidak benar-benar bening. 

Tidak pernah disebutkan sih berapa cepat Top Coat Sally Hansen ini bisa kering, namun dari namanya yang Dries Instantly, logikanya top coat ini bisa kering dalam sekejap, at least secepat Seche Vitte. Well, itulah yang awalnya saya harapkan, namun sayangnya Sally Hansen Instanly Dries tetap memakan waktu lebih lama untuk benar-benar kering. Mungin sekitar 15-20 menit.

Satu hal yang saya suka dari Sally Hansen Top Coat adalah teksturnya agak encer dan tidak cepat menggumpal, jadi hasilnya tidak akan streaking saat dipakaikan ke kuku. Selain itu formulanya tahan lama juga loh. Saat memakai Seche Vitte, biasanya di hari ke 4 sudah chipped, namun dengan top coat dari Sally Hansen bisa kuat sampai 6 hari without chipping. Dan tidak perlu cemas, formula Sally hansen Dries Instantly Top Coat gampang sekali dibersihkan.

Biasanya saya tidak suka dengan kuas kuteks yang agak panjang karena kebesaran untuk kuku saya yang pendek dan buntet. Tapi hal ini tidak berlaku untuk Sally Hansen Dries Instantly Top Coat, karena formulanya berwarna bening, saya tidak perlu takut hasilnya akan berantakan saat diaplikasikan ke kuku (toh tidak akan kelihatan juga). Jadi dengan brush yang panjang, jangkauannya bisa lebih luas sehingga tidak perlu diusap berkali-kali.

Menimbang pro dan kontra yang sudah saya uraikan diatas, saya tetap berpikir bahwa Sally Hansen Dries Instantly Top Coat ini produk yang layak untuk dicoba. Produknya gampang ditemukan, formulanya tidak cepat menggumpal, dan tahan lebih lama adalah 3 nilai positif utama dari top coat ini. Tapi kalau kalian mau top coat yang keringnya super cepat, then Sally Hansen wont be my first choice.

Sekian postingan dari saya, semoga dengan adanya top coat dari Sally Hansesn saya jadi tidak malas kuteksan :D That’s it for now and I’ll see you in my next post!




You Might Also Like

2 comments

  1. Kayaknya bagus nih. Kebetulan lagi nyari top coat. Harganya berapa Mel?

    bjorkiagadzotica.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gadis, aku sendiri lupa harganya berapa... aku dulu belinya di guardian. tapi kalo di OL harganya sekitar 80ribuan say

      Delete

Subscribe