My Weight Loss Program

8:35 AM

source
Hal yang saya takuti ternyata terjadi! Orang-orang mulai notice bahwa berat saya naik! TIDAKK! Selama ini saya dalam denial-mode dan berpikir bahwa beberapa celana jeans milik saya tidak muat lagi karena bahannya menyusut dan bersikeras bahwa badan saya terihat melar karena baju yang saya pakai potongannya tidak pas, padahal semua itu hanya penyangkalan semata! Akhirnya saya benar-benar tersadarkan ketika minggu lalu pulang kampung ke Bandung dan orangtua berkomentar: Kok kamu sekarang kelihatan jadi gendut sih? Duhh, sakit nya tuh disini waktu dengar mereka ngomong begitu! Bahkan kakak saya yang selalu cuek pun sampai bilang: Ya ampun, Ega, pergelangan tangan kamu kok jadi sebesar itu? Come on??? Masa sih orang dibilang gendut cuma gara-gara pergelangan tangannya membesar?

Saya pun tidak lantas ngambek mendengar komentar mereka, sedikit bete iya, tapi tidak sampai nangis dipojokan, dan kalau mau jujur, sebenarnya aktivitas saya belakangan ini memang mendukung berat badan saya untuk naik. Kalau dulu, saya bisa latihan dance minimal 3 kali seminggu, ditambah tempat latihan nya jauh pula, jadi energi saya benar-benar terserap setiap kali pergi latihan. Kalau sekarang, saya bisa latihan aerobik seminggu 2 kali saja sudah bagus! Dulu saya selalu masak makan siang sendiri supaya porsi makannya bisa diukur. Tapi sudah beberapa bulan ini saya saya stop masak gara-gara harus rebutan dapur dengan penghuni kost yang lain. Akhirnya mau tidak mau saya makan di kantin, dan sedikit-dikitnya porsi nasi di kantin, masih lebih banyak ketimbang porsi nasi yang saya masak. Sudah begitu, saya juga tidak bisa tahan kalau malam-malam merasa lapar, dan tidak tanggung-tanggung, maunya makan kebab pakai keju pula! Jadi sebenarnya sih no wonder kalau berat badan saya akhirnya naik.  

Intinya sih satu, saya harus turunin berat badan. Mengingat tinggi badan saya yang "semekot" alias semeter kotor alias pendek banget selain itu tulang saya juga besar-besar, jadi kelihatan kurang "indah" ketika berat badan saya meningkat. Kalau cewek tinggi dan badannya berisi, dibilangnya bohay dan seksi! Lah saya??  Bukannya bohay, tapi malah mirip bola yang tinggal digelindingkan ke lantai!

Setelah muter-muter kepala, akhirnya saya menyusun program diet. Programnya mungkin kurang ideal, tapi at least gak ekstrim-ekstrim amat. Kuncinya cuma 1:  saya harus commit! Dan ini dia My Weight Loss Program:
  1. Berhubung sekarang saya stop masak, kalau sarapan saya cuma makan roti gandum. Biasanya saya makan tiga lembar, tapi mulai sekarang saya kurangi jadi 2 lembar. Selesai sarapan saya minum susu agar asupan kalsium nya tetap cukup.
  2. Antara sarapan dan makan siang, saya akan minum air putih minimal 2 gelas. Selain untuk mengganjal perut yang lapar, minum banyak air putih dapat menjaga kesehatan kulit. 
  3. Saat beli makan siang di kantin, saya minta porsi nasinya dikurangi setengah.
  4. Sebelum menyantap makan siang, minum dulu air putih 1 gelas agar tetap merasa kenyang sekalipun makan nasi dengan porsi sedikit
  5. Stop makan apapun setelah makan siang. Isi perut dengan lebih banyak air putih
  6. Sore menjelang malam, makan buah berserat tinggi. 
  7.  Kalau masih  lapar juga? Jajal dengan minum air putih yang banyak
  8. Dalam seminggu  ikut aerobik minimal 2 kali. 
  9. Dalam seminggu minimal  3 kali olah raga sendiri di kostan pakai aplikasi Work Out di HP
And that's my weight loss program! Target saya sih ingin turun 4 sampai 5 kilo. Dulu saya pernah pakai cara ini dan berat saya berhasil turun, mudah-mudahan kali ini pun tetap manjur ya :) 

Nah, bagi kalian-kalian yang punya tips diet, di share dong! Kali saja bisa sukses kalau saya praktekan. Ketika membuat postingan ini pun, saya sedang sekuat tenaga menahan-nahan rasa lapar dan berusaha tidak membayangkan siomay beserta bumbu kacangnya, semuanya demi mendapatkan berat badan yang lebih ideal!

Sekian postingan kali ini, semangat bagi teman-teman yang saat ini juga sedang menjalani diet! Good luck ya! You can do it!

You Might Also Like

0 comments

Subscribe