Stay at Home Every Weekends = Totally cool!

4:54 AM

source
Banyak teman saya bertanya “Mel, kamu kalau weekend kemana?”  yang saya jawab dengan “Engga kemana-mana, paling cuma di kostan aja”, lalu mereka langsung menimpali, “ Emang gak bosen  ya, cuma diem di kost an aja tiap weekend?”


Saking banyaknya yang bertanya hal itu, saya jadi berpikir, memang aneh ya kalau tiap weekend saya lebih memilih untuk tinggal di kostan ketimbang jalan-jalan keluar? Saya ngerti sih, berhubung saya anak kost yang tinggal sendirian di Jakarta, mereka agak khawatir saya jadi kurang bersosialisasi. Tapi sebenarnya saya sering kok hang out bersama teman-teman dan bergaul sana-sini, tapi pada hari kerja dan selesai jam kantor. Dan pada saat weekend, saya memang  lebih memilih tinggal di kostan dan tidak pergi kemana-mana.  But somehow, my decision to stay at home rubs people in a wrong way. Ada yang berpikir saya tidak punya temanlah, ada juga yang berpikir saya high maintain karena malas panas-panasan diluar. And i know I dont need to explain myself to no one, tapi pada postingan kali ini saya ingin mendedikasikan tulisan saya kepada orang-orang ”homey” yang doyan ngerem di rumah pada saat weekend. You are not alone, and you are definitely not weird.  So here’s 5 reason why I choose to stay at home on weekends


Salah satu alasan yang paling obvious untuk tinggal di rumah pada saat weekend adalah, kita jadi bisa berhemat. Salah satu hiburan orang Indonesia adalah pergi ke mall, dan pada saat weekend kita bisa punya waktu seharian untuk hang-out dan belanja di mall. Saya punya teori: semakin lama  waktu yang kita habiskan di mall, semakin besar juga uang yang akan kita keluarkan disana. Coba pikirkan deh, awalnya kita mungkin hanya hang out di coffee shop dengan teman-teman, lalu karena ada teman yang ajak nonton film kita pun tidak mau ketinggalan dan otomatis keluar uang lagi untuk beli tiket bioskop, habis nonton film kita merasa lapar,  lalu makanlah kita di food court/restoran dimana lagi-lagi kita harus mengeluarkan uang, lalu saat mau pulang kita melewati beberapa outlet baju yang lagi diskon, kita berpikir terlalu sayang untuk di lewatkan, sehingga belanjalah kita dan bertambah banyaklah uang yang kita habiskan di mall. See the pattern, here? Kalau di hitung-hitung pada saat weekend kita bisa menghabiskan waktu 7-8 jam di mall. Dan semakin sore, semakin meningkat juga uang yang akan kita habiskan disana.  Semua ini bisa di hindari kalau kita tidak pergi ke mall sama sekali. Atau okelah, kita stick to our plan yaitu pergi ke mall cuma untuk hang out bersama teman lalu langsung pulang selesainya, tapi seringnya kita berpikir: kapan lagi saya bisa nonton? Kapan lagi bisa dapat baju diskonan?  Dan ujung-ujungnya, jika kita punya rencana untuk berhemat semuanya akan buyar karena hal-hal yang tidak terhindarkan seperti itu.

Saya pecinta serial tv, terutama serial korea. Seperti yang kalian tahu, nonton serial korea itu bikin ketagihan. Bisa seharian mata nempel di depan tv/laptop untuk nonton acara ini. Kadang kita suka bandel dan nonton serial korea pada hari kerja/sekolah, dan karena serial ini selalu bikin penasaran, tidak cukup kalau nontonnya cuma 1-2 episode saja, makanya kita tonton langsung  4-5 episode sekaligus yang ujung-ujungnya membuat kita jadi begadang. Alhasil, keesokan harinya kita merasa super ngantuk dan lelah di kantor/sekolah. Orang-orang menyangka kita sakit, bos kita menyangka kita malas-malasan. Dan kalau kita bilang semalam begadang gara-gara nonton film korea, mereka langsung respond nyinyir dan berkata “kurang kerjaan banget sih, udah tahu besok nya kerja/sekolah!”. Nah, ujung-ujung nya jadi tidak enak, kan? Karena itulah, mendingan stay di rumah pada saat weekend supaya bisa movie marathon tanpa rasa bersalah. Dan kalau kalian mau begadang sampai  jungkir balik pun  tidak akan ada yang protes. 


Salah satu alasan orang memilih tinggal di rumah pada saat weekend adalah supaya bisa  mengerjakan hobby-hobby nya tanpa ganguan. Bagi saya, weekend adalah hari yang pas untuk menyalurkan hobby make up/blogging saya. Kenapa hobby nya tidak dikerjakan pada hari-hari kerja? Well, karena saya selalu pulang kantor malam hari dan begitu sampai di kostan rasanya sudah capek duluan, boro-boro mau blogging/make up-an, mau ganti baju aja rasanya tidak ada tenaga lagi dan inginnya langsung istirahat. Always make a time to do your hobbies, dan bagi saya weekend adalah waktu yang paling pas.


The perks of staying at home is you can have delivery food. Seminggu sekali, terutama setiap hari sabtu, saya delivery makananThis is how I treat myself while i decide to stay at home on weekend. Bagi saya, memutuskan untuk engga pergi kemana-mana pada saat weekend bukan berarti kita tidak bisa makan enak. Berkat adanya jasa delivery makanan Jakarta, saya tetap bisa menyalurkan hobby+plus makan enak tanpa harus keluar rumah. Kita tinggal brosing-browsing di internet, pilih makanan sesuai menu restoran, telepon penyedia jasa delivery nya, dan sejam kemudian makanan datang!

Bagi kalian yang sudah bekerja, pasti setuju dengan pernyataan: weekend adalah waktunya istirahat tanpa gangguan.  Bagi saya pribadi, tidur/isirahat adalah saat-saat yang berharga. Setiap weekend saya selalu memastikan diri saya untuk tidur siang, karena saya tahu, begitu saya kembali masuk kantor, saya pasti akan mengeluh dalam hati: aduh, adaikan bisa kembali ke tempat tidur, meringkuk di balik selimut dan kembali alam mimpi.  Dont take your weekend for granted, use it to charge your energy back by getting enough sleep and rest.


Itulah 5 alasan kenapa saya lebih memilih tidak pergi kemana-mana pada saat weekend.  Kalau boleh jujur, dalam 4 weekend yang kita miliki dalam 1 bulan, mungkin cuma 1 weekend yang saya gunakan untuk pergi jalan-jalan, sisanya ya saya tinggal di rumah untuk melakukan semua kegiatan-kegiatan yang sudah saya sebutkan diatas. Saya tahu hal ini pasti tidak berlaku untuk semua orang, karena pada dasarnya memang ada orang-orang yang tidak betah di rumah dan hobby nya jalan-jalan, but please, jangan memandang sebelah mata kepada kami orang-orang yang lebih suka ngerem di rumah pada saat weekend. Kalian jangan khawatir, kami tidak anti sosial kok, dan kami juga bukan pemalas, kami hanya memiliki kepentingan yang berbeda J



You Might Also Like

2 comments

  1. There is many way to express yourself. Keren juga, gue juga salah satu orang yang homey. Kecuali kalau travelling, rasanya gue berada di rumah dengan kondisi yang lebih baik. Yah berkat adanya usaha bokap jadinya rumah gue yang 19 tahun gue tinggalin jadi sumpek, penuh barang dagangan dan udaranya jadi gak enak. Tapi kalau pulang ke rumah gue jadi inget, siapa gue. Dan bagaimana harusnya gue menikmati dunia.~

    ReplyDelete
    Replies
    1. lol, bener juga sih, kalo rumah berantakan jadi gak bikin betah, tapi gimana pun juga home sweet home, sejelek-jeleknya / seacak-acaknya rumah sendiri, tetep lebih nyaman ketimbang rumah orang lain :D

      thanks udah mampir ya :)

      Delete

Subscribe